Pangkalan Pramuka SMKN 1
Pujer menggelar Pelatihan Kecerdasan Artificial (AI) dalam bidang jurnalistik,
Jumat (13/2/2026) pukul 13.00 WIB hingga selesai. Kegiatan yang berlangsung di
Laboratorium TIK SMKN 1 Pujer ini diikuti oleh kakak-kakak Penegak dengan penuh
antusias.
Pelatihan ini menjadi
langkah progresif Gerakan Pramuka dalam menjawab tantangan era digital. Tidak
hanya belajar dasar-dasar jurnalistik, peserta juga dibekali pemahaman tentang
teknologi kecerdasan artificial serta teknik menyusun prompt untuk menulis berita
secara efektif dan etis.
Pembina Pramuka Putra, Kak
Ageng Jelly, menegaskan bahwa keterampilan jurnalistik saat ini tidak bisa
dilepaskan dari perkembangan teknologi.
“Pramuka harus adaptif. Kalau dulu kita
belajar menulis berita secara manual, sekarang kita harus mampu memanfaatkan AI
sebagai alat bantu, bukan sebagai pengganti kreativitas,” ujarnya.
Senada dengan itu, Pembina
Pramuka Putri, Kak Yanti Nur Kholilah, menyampaikan bahwa literasi digital
menjadi kompetensi penting bagi generasi muda.
“Kakak-kakak Penegak harus cerdas
memanfaatkan teknologi. AI bukan untuk bermalas-malasan, tetapi untuk
meningkatkan kualitas tulisan dan mempercepat proses produksi berita,” katanya.
Tiga Materi Utama
Pelatihan ini menghadirkan
tiga materi inti. Pertama, pengetahuan dasar jurnalistik, mulai dari pengertian
berita, unsur 5W+1H, struktur piramida terbalik, hingga teknik wawancara dan
etika jurnalistik.
Materi kedua membahas
tentang kecerdasan artificial. Peserta dikenalkan konsep dasar AI, manfaatnya
dalam dunia jurnalistik, serta potensi dan tantangan penggunaannya.
Materi ketiga yang paling
dinanti adalah praktik menyusun prompt untuk menulis berita. Peserta diajarkan
bagaimana memberikan instruksi yang jelas dan spesifik agar AI mampu
menghasilkan tulisan yang sesuai kebutuhan, mulai dari gaya bahasa, sudut
pandang, hingga panjang berita.
Para peserta juga langsung
mempraktikkan pembuatan berita kegiatan pramuka menggunakan AI, kemudian
melakukan proses editing dan penyuntingan agar tetap sesuai kaidah jurnalistik.
Sambutan Penuh Motivasi
Wakil Ketua Majelis
Pembimbing Gugus Depan (WaKamabigus), Kak Mohammad Rasidi, dalam sambutannya
memberikan motivasi kepada seluruh peserta.
“Pramuka itu harus selangkah lebih maju.
Jangan hanya menjadi pengguna teknologi, tapi jadilah pengendali teknologi. AI
adalah alat. Yang menentukan kualitas adalah manusia di belakangnya,” tegasnya.
Ia juga berharap, melalui
pelatihan ini, lahir jurnalis-jurnalis muda dari SMKN 1 Pujer yang mampu
mengangkat kegiatan sekolah dan pramuka ke ruang publik secara profesional.
“Gunakan kemampuan ini untuk menyebarkan
kebaikan, prestasi, dan inspirasi. Tulis berita yang membangun dan
mencerdaskan,” tambahnya.
Siap Jadi Jurnalis
Penegak Berbasis Digital
Kegiatan berlangsung
interaktif. Diskusi, praktik langsung, hingga simulasi penulisan berita membuat
suasana pelatihan hidup. Para peserta terlihat antusias mencoba berbagai
variasi prompt dan membandingkan hasil tulisan yang dihasilkan.
Pelatihan ini menjadi bukti
bahwa Pramuka SMKN 1 Pujer tidak hanya aktif dalam kegiatan lapangan, tetapi
juga adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan bekal jurnalistik dan
kecerdasan artificial, kakak-kakak Penegak diharapkan mampu menjadi agen informasi
yang kreatif, kritis, dan bertanggung jawab di era digital.
Gerakan Pramuka terus
bergerak. Kini, bukan hanya mahir berkemah dan berbaris, tetapi juga siap
menjadi jurnalis muda berbasis AI.

0 komentar:
Posting Komentar