Rabu, 18 Februari 2026

Penempuhan SKK & SPG Menjilid Buku di SMKN 1 Pujer, Cetak Penegak Tangguh Kwarcab Bondowoso

Pangkalan SMKN 1 Pujer atau yang lebih dikenal dengan Grasmaker kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi Pramuka yang terampil dan berkarakter melalui kegiatan penempuhan Syarat Kecakapan Khusus (SKK) dan Syarat Pramuka Garuda (SPG). Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku di Kwartir Cabang Bondowoso.

Kegiatan ini di laksanakan pada tanggal 18 februari 2026 dan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai ini menghadirkan pemateri berpengalaman, yakni Kak Ageng Jelly dan Kak Yanti Nurlholilah. Mereka membimbing kakak-kakak Penegak dengan penuh semangat dan ketelatenan dalam materi keterampilan menjilid buku.

Materi Lengkap dan Sistematis

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan materi yang disusun secara runtut dan aplikatif, meliputi:

1. Pengenalan jenis-jenis kertas

Peserta dikenalkan berbagai macam kertas yang umum digunakan dalam percetakan dan penjilidan, mulai dari HVS, buffalo, hingga art paper, beserta fungsi dan karakteristiknya.

2. Ukuran kertas

Penjelasan mengenai standar ukuran kertas seperti A4, F4, dan lainnya agar sesuai dengan ketentuan administrasi dan kebutuhan penjilidan.

3. Teknik melipat kertas

Praktik langsung melipat kertas dengan rapi dan presisi sebagai dasar dalam proses penjilidan.

4.  Menjilid buku

Peserta mempraktikkan teknik menjilid buku secara manual sesuai prosedur yang benar, sehingga hasilnya kuat, rapi, dan layak digunakan.

5. Pengenalan Font

Peserta dikenalkan berbagai macam jenis font beserta karakter dan fungsinya, mulai dari font formal hingga dekoratif, agar dapat memilih huruf yang tepat untuk penulisan isi maupun desain cover buku sehingga terlihat rapi, jelas, dan menarik.

6.  Penyampaian materi dari Penegak kepada Siaga

Sebagai bentuk implementasi dan penguatan materi, kakak-kakak Penegak juga membagikan ilmu yang telah diperoleh kepada adik-adik Pramuka Siaga. Hal ini melatih kepemimpinan, tanggung jawab, serta kemampuan komunikasi.

Wujud Keseriusan Menuju Pramuka Garuda

Kegiatan ini dilaksanakan agar kakak-kakak Penegak di pangkalan SMKN 1 Pujer dapat memenuhi SKK dan SPG dalam bidang keterampilan menjilid buku. Selain sebagai syarat administrasi, kegiatan ini juga menjadi sarana membentuk pribadi yang teliti, kreatif, dan mandiri.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak Penegak Grasmaker yang mampu menempuh dan meraih predikat Pramuka Garuda sesuai standar yang ditetapkan oleh Kwarcab Bondowoso.

Semangat berkarya, terampil, dan berprestasi terus digelorakan oleh Pramuka SMKN 1 Pujer demi mencetak generasi muda yang siap menjadi teladan di masyarakat.  

Reporter: Kiki Fajar Yanto

Sabtu, 14 Februari 2026

Bedah SKK dan SPG Pramuka Penegak Digelar di SMKN 1 Pujer, Bekali Peserta Menuju Pramuka Garuda

Upaya meningkatkan pemahaman dan kesiapan Pramuka Penegak menuju jenjang prestasi tertinggi terus dilakukan Pangkalan SMKN 1 Pujer. Salah satunya melalui kegiatan Bedah Syarat Kecakapan Khusus (SKK) dan Syarat Pramuka Garuda (SPG) yang dilaksanakan pada Kamis (13/2/2026) sore.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 hingga selesai ini digelar di Laboratorium TIK SMKN 1 Pujer, dan diikuti oleh kakak-kakak Pramuka Penegak dengan antusias. Acara ini menghadirkan Kak Alodia Giovani sebagai pemateri utama.

Kegiatan Bedah SKK dan SPG ini bertujuan agar para Penegak di Pangkalan SMKN 1 Pujer dapat memahami serta melaksanakan Syarat Kecakapan Khusus (SKK) dan Syarat Pramuka Garuda (SPG) sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Kwarcab Bondowoso. Dengan pemahaman yang benar, diharapkan proses pencapaian prestasi kepramukaan dapat berjalan lebih terarah dan sistematis.

Dalam pemaparannya, Kak Alodia Giovani menjelaskan secara rinci konsep, tahapan, serta indikator pencapaian SKK dan SPG. Ia menekankan bahwa Pramuka Garuda bukan sekadar simbol prestasi, melainkan hasil dari proses panjang pembinaan karakter, keterampilan, dan pengabdian.

“SKK dan SPG harus dijalani dengan sungguh-sungguh, sesuai aturan. Bukan hanya mengejar tanda, tetapi membentuk pribadi Penegak yang mandiri, berkarakter, dan bermanfaat bagi lingkungan,” ujar Kak Alodia Giovani di hadapan peserta.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penjelasan materi oleh pemateri, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif yang memberi ruang bagi peserta untuk mendiskusikan kendala maupun strategi pencapaian SKK dan SPG. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi penyusunan rencana pencapaian SKK dan SPG, yang menjadi langkah awal konkret bagi peserta dalam merancang target kepramukaan mereka ke depan.

Menariknya, kegiatan ini dilaksanakan setelah Pelatihan Kecerdasan Artificial (AI) dalam Jurnalistik yang berlangsung pada pukul 13.00–15.00. Hal tersebut menunjukkan komitmen Pangkalan SMKN 1 Pujer dalam mengembangkan kompetensi Pramuka Penegak, baik di bidang teknologi, literasi digital, maupun kepramukaan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Pramuka Penegak SMKN 1 Pujer semakin siap menapaki jenjang prestasi, khususnya menuju Pramuka Garuda, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai kepramukaan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Reporter : Kak Ageng

Jumat, 13 Februari 2026

Pramuka SEMAKER Gelar Pelatihan Kecerdasan Artificial untuk Jurnalistik Digital, Cetak Penegak Melek AI

Pangkalan Pramuka SMKN 1 Pujer menggelar Pelatihan Kecerdasan Artificial (AI) dalam bidang jurnalistik, Jumat (13/2/2026) pukul 13.00 WIB hingga selesai. Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium TIK SMKN 1 Pujer ini diikuti oleh kakak-kakak Penegak dengan penuh antusias.

Pelatihan ini menjadi langkah progresif Gerakan Pramuka dalam menjawab tantangan era digital. Tidak hanya belajar dasar-dasar jurnalistik, peserta juga dibekali pemahaman tentang teknologi kecerdasan artificial serta teknik menyusun prompt untuk menulis berita secara efektif dan etis.

Pembina Pramuka Putra, Kak Ageng Jelly, menegaskan bahwa keterampilan jurnalistik saat ini tidak bisa dilepaskan dari perkembangan teknologi.

“Pramuka harus adaptif. Kalau dulu kita belajar menulis berita secara manual, sekarang kita harus mampu memanfaatkan AI sebagai alat bantu, bukan sebagai pengganti kreativitas,” ujarnya.

Senada dengan itu, Pembina Pramuka Putri, Kak Yanti Nur Kholilah, menyampaikan bahwa literasi digital menjadi kompetensi penting bagi generasi muda.

“Kakak-kakak Penegak harus cerdas memanfaatkan teknologi. AI bukan untuk bermalas-malasan, tetapi untuk meningkatkan kualitas tulisan dan mempercepat proses produksi berita,” katanya.

Tiga Materi Utama

Pelatihan ini menghadirkan tiga materi inti. Pertama, pengetahuan dasar jurnalistik, mulai dari pengertian berita, unsur 5W+1H, struktur piramida terbalik, hingga teknik wawancara dan etika jurnalistik.

Materi kedua membahas tentang kecerdasan artificial. Peserta dikenalkan konsep dasar AI, manfaatnya dalam dunia jurnalistik, serta potensi dan tantangan penggunaannya.

Materi ketiga yang paling dinanti adalah praktik menyusun prompt untuk menulis berita. Peserta diajarkan bagaimana memberikan instruksi yang jelas dan spesifik agar AI mampu menghasilkan tulisan yang sesuai kebutuhan, mulai dari gaya bahasa, sudut pandang, hingga panjang berita.

Para peserta juga langsung mempraktikkan pembuatan berita kegiatan pramuka menggunakan AI, kemudian melakukan proses editing dan penyuntingan agar tetap sesuai kaidah jurnalistik.

Sambutan Penuh Motivasi

Wakil Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (WaKamabigus), Kak Mohammad Rasidi, dalam sambutannya memberikan motivasi kepada seluruh peserta.

“Pramuka itu harus selangkah lebih maju. Jangan hanya menjadi pengguna teknologi, tapi jadilah pengendali teknologi. AI adalah alat. Yang menentukan kualitas adalah manusia di belakangnya,” tegasnya.

Ia juga berharap, melalui pelatihan ini, lahir jurnalis-jurnalis muda dari SMKN 1 Pujer yang mampu mengangkat kegiatan sekolah dan pramuka ke ruang publik secara profesional.

“Gunakan kemampuan ini untuk menyebarkan kebaikan, prestasi, dan inspirasi. Tulis berita yang membangun dan mencerdaskan,” tambahnya.

Siap Jadi Jurnalis Penegak Berbasis Digital

Kegiatan berlangsung interaktif. Diskusi, praktik langsung, hingga simulasi penulisan berita membuat suasana pelatihan hidup. Para peserta terlihat antusias mencoba berbagai variasi prompt dan membandingkan hasil tulisan yang dihasilkan.

Pelatihan ini menjadi bukti bahwa Pramuka SMKN 1 Pujer tidak hanya aktif dalam kegiatan lapangan, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan bekal jurnalistik dan kecerdasan artificial, kakak-kakak Penegak diharapkan mampu menjadi agen informasi yang kreatif, kritis, dan bertanggung jawab di era digital.

Gerakan Pramuka terus bergerak. Kini, bukan hanya mahir berkemah dan berbaris, tetapi juga siap menjadi jurnalis muda berbasis AI.

 

Perkemahan Bantara dan Laksana di Kawah Wurung Bondowoso, Cetak Penegak Tangguh SMKN 1 Pujer

SMKN 1 Pujer kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter generasi muda melalui kegiatan kepramukaan. Anggota Pramuka Pangkalan SMKN 1 Pujer menggelar Perkemahan Bantara dan Laksana pada 27–29 Desember 2024.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan eksotis Kawah Wurung, Bondowoso, ini menjadi momentum penting bagi para Penegak untuk naik tingkat. Perkemahan tersebut dirancang sebagai ajang peningkatan kemampuan dari Penegak biasa menjadi Penegak Bantara, serta dari Penegak Bantara menuju Penegak Laksana.

Tingkatkan Kompetensi dan Mental Kepemimpinan

Pembina Pramuka SMKN 1 Pujer, Kak Gio, Kak Yanti, Kak Simon, Kak Andik, dan Kak Suhar, turut mendampingi penuh jalannya kegiatan. Mereka memastikan seluruh rangkaian perkemahan berjalan tertib, edukatif, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka.

Selama tiga hari, peserta digembleng dengan berbagai materi yang mengacu pada Syarat Kecakapan Umum (SKU) Penegak Bantara dan Laksana. Materi tersebut meliputi keterampilan pionering, membaca tanda jejak, memahami tanda alam, serta berbagai kecakapan teknis dan mental lainnya yang wajib dikuasai seorang Penegak.

Tidak hanya fokus pada keterampilan teknis, kegiatan ini juga menekankan pembentukan karakter, kemandirian, kerja sama tim, serta kepemimpinan. Dengan latar alam terbuka Kawah Wurung yang dikenal memiliki panorama savana hijau nan luas, para peserta dituntut mampu beradaptasi dengan kondisi alam sekaligus menjaga kekompakan.

Cetak Penegak Tangguh dan Siap Mengabdi

Perkemahan Bantara dan Laksana ini dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan berkelanjutan agar anggota Pramuka tidak hanya aktif secara administratif, tetapi juga matang secara mental dan keterampilan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir Penegak Bantara dan Laksana yang lebih tangguh, disiplin, serta siap menjadi teladan baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Semangat kebersamaan yang terbangun selama perkemahan menjadi bukti bahwa Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan wadah pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas dan berjiwa pemimpin.

Reporter : Mohammad Putra

Latihan Semaphore Pramuka SMKN 1 Pujer, Asah Konsentrasi dan Kekompakan Sejak Pagi


Semangat kepramukaan kembali terasa di Lapangan SMKN 1 Pujer, Jumat (13/2/2026). Sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai, anggota Pramuka Pangkalan SMKN 1 Pujer mengikuti materi semaphore yang dikemas interaktif dan penuh semangat.

Kegiatan yang dibina langsung oleh Pembina Pramuka Putra, Kak Ageng Jelly, serta Pembina Pramuka Putri, Kak Yanti Nur Kholilah, ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi jarak jauh menggunakan kode isyarat bendera.

Materi semaphore menjadi fokus utama dalam latihan kali ini. Para peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan teori, tetapi juga menyaksikan demonstrasi langsung dari Dewan Ambalan di masing-masing sangga. Setelah itu, seluruh peserta diberi kesempatan mempraktikkan gerakan semaphore secara bergantian.

Dalam penyampaiannya, pembina menekankan bahwa semaphore bukan sekadar gerakan mengibarkan bendera. Lebih dari itu, latihan ini melatih konsentrasi, ketelitian, serta koordinasi gerak antara tangan dan mata. Kesalahan kecil dalam posisi bendera dapat mengubah arti pesan yang disampaikan.

“Kegiatan ini melatih adik-adik agar lebih fokus dan bertanggung jawab. Komunikasi harus jelas dan tepat,” ujar salah satu pembina di sela kegiatan.

Selain aspek teknis, latihan ini juga dirancang untuk menumbuhkan sikap disiplin dan tanggung jawab. Setiap anggota dituntut memahami kode huruf dalam semaphore serta menjaga kekompakan tim saat mengirim dan menerima pesan.

Suasana latihan berlangsung tertib namun tetap penuh antusiasme. Setiap sangga terlihat saling mendukung saat praktik berlangsung. Kerja sama dan kekompakan menjadi kunci agar pesan dapat tersampaikan dengan benar tanpa kesalahan.

Melalui materi semaphore ini, diharapkan anggota Pramuka SMKN 1 Pujer tidak hanya mahir dalam keterampilan kepramukaan, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai disiplin, kerja sama, dan komunikasi efektif dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Pramuka SMKN 1 Pujer terus aktif membentuk karakter generasi muda yang tangguh, terampil, dan berjiwa kepemimpinan.

 Reporter : M. Farel Fadinillah


Jumat, 06 Februari 2026

Gugus Depan SMKN 1 Pujer Gelar Pelatihan Tajhizul Jenazah untuk Penegak

Gugus Depan Pramuka SMKN 1 Pujer menggelar kegiatan pelatihan Tajhizul Jenazah sebagai bentuk penguatan karakter dan pembinaan keagamaan bagi anggota Pramuka Penegak (06/02/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh adik-adik Penegak dan berlangsung dengan tertib serta penuh antusias.

Pelatihan Tajhizul Jenazah ini membahas serangkaian proses wajib atau fardhu kifayah dalam merawat jenazah Muslim, yang meliputi memandikan, mengkafani, menshalatkan, hingga menguburkan. Materi disampaikan secara teori dan praktik agar peserta tidak hanya memahami secara konsep, tetapi juga mampu mengaplikasikannya di tengah masyarakat.

Penyampaian materi dilakukan oleh Kak Kholil dan Kak Fakhyir, yang merupakan guru Pendidikan Agama Islam SMKN 1 Pujer. Keduanya memberikan penjelasan dengan bahasa yang mudah dipahami serta menekankan pentingnya keikhlasan dan tanggung jawab sosial dalam pelaksanaan fardhu kifayah.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga didampingi oleh kakak-kakak Bantara dan Laksana yang turut membantu jalannya praktik serta pengondisian peserta. Kehadiran mereka menjadi contoh nyata peran Pramuka sebagai kader pemimpin yang siap mengabdi dan membina adik-adiknya.

Pembina Pramuka SMKN 1 Pujer, Kak Ageng dan Kak Yanti, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan karakter kepramukaan yang berlandaskan nilai religius, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap adik-adik Penegak tidak hanya aktif dalam kegiatan kepramukaan, tetapi juga memiliki bekal ilmu dan kesiapan untuk berperan langsung di lingkungan masyarakat,” ujar Kak Ageng.

Kegiatan pelatihan Tajhizul Jenazah ini menjadi salah satu wujud nyata Pramuka SMKN 1 Pujer dalam membentuk generasi muda yang beriman, berilmu, dan siap mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.

Rabu, 04 Februari 2026

Selamat Datang di Website Resmi Pramuka SMKN 1 Pujer (GRASMAKER)

Selamat datang di Website Resmi Gerakan Pramuka SMKN 1 Pujer yang dikenal dengan akronim GRASMAKER. Website ini menjadi media informasi, dokumentasi, dan komunikasi bagi seluruh anggota pramuka serta masyarakat umum yang ingin mengenal lebih dekat kegiatan kepramukaan di SMKN 1 Pujer.

Pramuka SMKN 1 Pujer merupakan Gugus Depan yang berpangkalan di SMKN 1 Pujer, dengan Kode Gugus Depan 18.065 – 18.066. Kami berkomitmen untuk membentuk generasi muda yang berkarakter, berjiwa kepemimpinan, mandiri, disiplin, serta berlandaskan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.

Di Gugus Depan SMKN 1 Pujer terdapat:

  • Ambalan Pattimura sebagai ambalan Putra
  • Ambalan Cut Nyak Meutia sebagai ambalan Putri

Melalui website ini, kami menyajikan berbagai informasi mengenai profil gugus depan, struktur organisasi, kegiatan, prestasi, galeri dokumentasi, serta berita terbaru seputar aktivitas Pramuka SMKN 1 Pujer.

Semoga website ini dapat menjadi sarana inspirasi dan motivasi bagi seluruh anggota pramuka untuk terus berkarya, berprestasi, dan mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Salam Pramuka!

Jayalah Pramuka, Jayalah GRASMAKER